Our Sponsors

Saya Tegaskan Bahwa Sebagian Besar Artikel di Blog Ini Berasal Dari Pulsk.

Artikel Yang Tidak Tercantum Sumbernya Adalah Berasal Dari Puslk

Showing posts with label Geografi. Show all posts
Showing posts with label Geografi. Show all posts

Saturday, December 14, 2013

"Mauritia", Benua Yang Telah Lama Hilang di Samudera Hindia

Sebuah negara pulau kecil di lepas pantai timur pulau Madagaskar bernama Mauritius (satellite view) ternyata tidak hanya menyimpan keeksotikan pantai dan pegunungannya saja. Ternyata, negara pulau di Samudera Hindia ini juga diindikasikan menyimpan bukti-bukti kuno tentang sebuah benua yang hilang. 

Sunday, November 3, 2013

Apa yang terjadi jika semua es mencair?

National Geographic baru-baru ini mengeluarkan sebuah peta interaktif yang menyajikan bagaimana keadaan di planet Bumi jika seluruh es di dunia ini mencair. Es yang mencair akan menaikkan tingkat permukaan laut setinggi 65,8 meter yang mengakibatkan beberapa kota-kota besar di seluruh dunia tenggelam termasuk New York, London, Amsterdam, Bangkok, Singapura, Tokyo, dan Jakarta. Banyak negara-negara yang akan kehilangan wilayahnya dan peta dunia tak akan pernah sama lagi.

Monday, October 28, 2013

Air Paling Tua di Bumi, Usianya 1,5 Miliar Tahun

Air menutupi sekitar 70 persen permukaan Bumi. Ada di mana-mana. Meski demikian, benda cair yang ditemukan jauh di bawah permukaan tanah, yang di bor dari batuan di sebuah tambang di Amerika Utara, sungguh tidak biasa. Yang tertua yang pernah ditemukan!

Teknik penanggalan yang digunakan tim ahli dan Kanada dan Inggris menguak, cairan tersebut setidaknya berumur 1,5 miliar tahun.

Monday, October 7, 2013

7 Gunung tertingi dalam sistem tata surya

 




 Gunung gunung berikut bukan hanya dikenal karena ketinggiannya yang melegenda, tetapi juga dikenal karena keindahannya jika dilihat dari panorama disekitarnya. Berikut ini adalah 7 gunung tertinggi dalam sistem tata surya dan alam semesta yang diketahui hingga saat ini.

Ditemukan 'bom waktu' sebesar Inggris Raya di Samudera Pasifik

Satu lagi gunung berapi super besar ditemukan di bumi. Gunung berapi ini bukan hanya yang terbesar di bumi saja, namun juga yang terbesar di sistem tata surya kita.

Seperti yang dilansir oleh The Verge (5/9), para peneliti dari University of Houston telah menemukan sebuah struktur yang telah lama menghilang di bawah Samudera Pasifik. Struktur yang berbentuk gunung berapi bernama Tamu Massif ini rupanya juga memiliki ukuran tak main-main.

Wednesday, September 18, 2013

Olympus Bukan yang Terbesar?


Saat ini, Gunung Olympus di Planet Mars dikatakan sebagai gunung terbesar yang terdapat di tata surya kita. Luas gunung tersebut diperkirakan menyamai luas Arizona, salah satu negara bagian di Amerika Serikat.

Namun, sekelompok tim geolog baru-baru ini mengatakan bahwa Olympus bersama beberapa gunung di sekitarnya, seperti Arsia, Pavonis, dan Ascraeus, hanyalah bagian kecil dari gunung yang lebih besar.  

Gunung Terbesar di Bumi Ditemukan di Samudra Pasifik

 
Ada gunung api terbesar di Bumi yang tersembunyi di Samudra Pasifik. Para geolog memublikasikan penemuan tersebut di jurnal Nature Geoscience, Kamis (5/9/2013).

Disebut "Tamu Massif", ukuran gunung berapi tersebut mengalahkan gunung yang selama ini dianggap terbesar di Bumi, Mauna Loa di Hawaii. Ukuran Tamu Massif juga hanya 25 persen lebih kecil dari Olympus Mons di Mars, gunung terbesar di Tata Surya.

Tuesday, May 7, 2013

Awan dan Pengklasifikasiannya

 
Awan-awan dalam WMO dibagi menjadi 10 jenis awan, yaitu :Cirrus, Cirrocumulus,Cirrostratus, Altocumulus, Altostratus, Nimbostratus, Stratocumulus, Stratus, Cumulus, Cumulonimbus.



Pengertian Awan Dan Klasifikasinya

Awan adalah massa ketek dari tetesan air atau kristal beku tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi atau tubuh planet lain. Awan juga massa terlihat yang tertarik oleh gravitasi, seperti massa materi dalam ruang yang disebut awan antar bintang dan nebula. Awan dipelajari dalam ilmu awan atau fisika awan, suatu cabang meteorologi.
Di Bumi substansi biasanya presipitasi uap air. Dengan bantuan partikel higroskopis udara seperti debu dan garam dari laut, tetesan air kecil terbentuk pada ketinggian rendah dan kristal es pada ketinggian tinggi bila udara didinginkan jadi jenuh oleh konvektif lokal atau lebih besar mengangkat non-konvektif skala.
Pada beberapa soal, awan tinggi mungkin sebagian terdiri dari tetesan air superdingin. Tetesan dan kristal biasanya sekitar 0,01 mm (0,00039 in) diameter. Paling umum dari pemanasan matahari di siang hari dari udara pada tingkat permukaan, angkat frontal yang memaksa massa udara lebih hangat akan naik lebih keatas dan mengangkat orografik udara di atas gunung. Ketika udara naik , mengembang sehingga tekanan berkurang.
Proses ini mengeluarkan energi yang menyebabkan udara dingin. Ketika dikelilingi oleh milyaran tetesan lain atau kristal mereka menjadi terlihat sebagai awan. Dengan tidak adanya inti kondensasi, udara menjadi jenuh dan pembentukan awan terhambat. dalam awan padat memperlihatkan pantulan tinggi (70% sampai 95%) di seluruh awan terlihat berbagai panjang gelombang, sehingga tampak putih, di atas.
Tetesan embun (titi-titik air) cenderung efisien menyebarkan cahaya, sehingga intensitas radiasi matahari berkurang dengan kedalaman arah ke gas, maka warna abu-abu atau bahkan gelap kadang-kadang tanpak di dasar awan. Awan tipis mungkin tampak telah memperoleh warna dari lingkungan mereka atau latar belakang dan awan diterangi oleh cahaya non-putih, seperti saat matahari terbit atau terbenam, mungkin tampak berwarna sesuai. Awan terlihat lebih gelap di dekat-inframerah karena air menyerap radiasi matahari pada saat- panjang gelombang .


Bentuknya yang mirip kapas dan unik beraneka ragam merupakan pemandangan indah di angkasa saat langit cerah. Tapi bagi para pilot, awan bisa menimbulkan ancaman bagi penerbangan bila tidak hati-hati dalam mengidentifikasinya. Menurut definisi, awan adalah kumpulan uap air di langit yang berasal dari penguapan bisa dari laut, danau, ataupun sungai. Kumpulan uap air ini pula yang dapat menyebabkan hujan. Sementara awan yang letaknya sangat tinggi, menyebabkan uap air menjadi beku dan jatuh ke bumi sebagai salju. Secara internasional, awan diklasifikasikan berdasarkan penemuan ahli meterologi Inggris, Luke Howard pada tahun 1803, yaitu kelompok awan :

Atmosfer Bumi

Lapisan-lapisan atmosfer Bumi.
Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di Bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan Bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam, serta kelap-kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya.
Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari Matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet.
Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar.

Sunday, April 28, 2013

Sistem Drainase Yang Baik

Pada tahun 2004, Aceh diterjang gelombang tsunami yang telah menghancurkan kota tersebut. Tsunami yang datang menimpa Aceh dari bagian sebelah barat, gelombang yang efeknya sampai di rasakan sampai ke Sri Langka menghancurakan Aceh. Bahkan sebuah kapal pembangkit listrik milik PLN yang ada di tengah laut hingga terdampar di tengah kota.


Bila kita lihat dan telusuri dari berbagai riset yang dilakukan pasca tsunami di Aceh, hanya bagian barat dan tengah kota yang mengalami kehancuran paling parah sedangkan pada daerah timur mengalami kehancuran yang tidak terlalu parah.

Pengolahan Limbah yang Baik

Menurut  Kamus Besar Bahasa Indonesia, limbah adalah sisa proses produksi, atau bahan yg tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian. Limbah adalah materi yang sudah tidak bias digunakan lagi dan harus dibuang. Jika limbah tidak dibuang, maka ada kemungkinan limbah tersebut mengontaminasi daerah di  sekitarnya dan menyebarkan penyakit pada makhluk hidup yang terpapar limbah tersebut dalam waktu yang lama. Meskipun ada limbah yang tidak berbahaya, kita tidak boleh menyimpan limbah tersebut terlalu lama, karena limbah tersebut hanya akan memenuhi daerah tempat limbah disimpan dan menciptakan suasana yang tidak enak bagi lingkungan di sekitarnya.

Data-data dan Fakta-fakta Permasalahan Banjir di Indonesia

Distribusi Data-data Banjir di Indonesia
Pada kuartal pertama tahun 2012 ini telah terjadi sekitar 91 kasus Banjir di Indonesia, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sementara, jika dihitung dari pertengahan tahun 2011, telah terjadi sekitar 129 kasus banjir di Indonesia. Sebagian kasus juga diikuti oleh peristiwa longsor.

Dari grafik diatas juga bias dilihat, sejak tahun 1815-2012 sudah terjadi lebih dari 4000 kasus banjir di Indonesia . Data diatas merupakan data yang dicatat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), belum termasuk kasus yang tidak tercatat oleh BNPB di masa lalu disebabkan kurangnya jaringan informasi di masa lalu.
Kemudian, dari data lebih lanjut yang kami dapat distribusi kasus Banjir dan Longsor di Indonesia dari tahun 1815-2012 adalah sebagai berikut

Thursday, April 25, 2013

Kondisi Fisik, Wilayah dan Penduduk Indonesia

A. Pengaruh Letak Geografis Indonesia Terhadap Kondisi Alam dan Penduduk
Pengertian letak geografis adalah letak suatu negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Letak geografis disebut juga letak relatif, disebut relatif karena posisinya ditentukan oleh fenomena-fenomena geografis yang membatasinya, misalnya gunung, sungai, lautan, benua dan samudra.[1] Menurut letak geografisnya Indonesia terletak di antara dua benua, yakni Asia dan Australia, dan di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Agar semakin jelas dimana letak geografis Indonesia perhatikan gambar peta dan globe di bawah ini:
1) Letak Geografis Indonesia pada peta:

Jenis Tanah, Persebaran dan Pemanfaatannya di Indonesia

Tanah dapat diartikan sebagai lapisan kulit bumi bagian luar yang merupakan hasil pelapukan dan pengendapan batuan. Di dalam tanah banyak mengandung bermacam-macam bahan organik dan anroganik. Bahan organik berasal dari jasad-jasad makhluk hidup yang telah mati, baik flora, fauna maupun manusia, sedangkan bahan anorganik berasal dari benda-benda mati berupa batuan dan mineral.  

A. TANAH VERTIKAL 
Bentuk persebaran tanah vertikal dapat kalian lihat saat ada penggalian parit, liang, atau sumur. Saat mencapai kedalamantertentu, kalian akan melihat perbedaan warna lapisan tanah. Perbedaan warna lapisan tanah tersebut dikenal dengan sebutan profil tanah.



Secara garis besar, profil tanah terdiri atas empat lapisan.

1) Lapisan tanah atas (Topsoil)
Lapisan tanah ini merupakan bentuk lapisan tanah yang paling subur, berwarna cokelat kehitam-hitaman, gembur, dan memiliki ketebalan hingga 30 cm. Pada lapisan tanah inilah berkembang aktivitas organisme tanah. Warna cokelat kehitaman dan kesuburan tanah pada lapisan ini disebabkan pengaruh humus (bunga tanah), yaitu campuran sisa tumbuhan dan hewan yang telah mati dan membusuk di dalam lapisan atas.

2) Lapisan tanah bawah (Subsoil)
Lapisan tanah ini merupakan lapisan tanah yang berada tepat di bawah lapisan topsoil. Lapisan ini memiliki sifat kurang subur karena memiliki kandungan zat makanan yang sangat sedikit, berwarna kemerahan atau lebih terang, strukturnya lebih padat, dan memiliki ketebalan antara 50 - 60 cm. Pada lapisan ini, aktivitas organisme dalam tanah mulai berkurang, demikian juga dengan sistem perakaran tanaman. Hanya tanaman keras yang berakar tunggang saja yang mampu mencapainya.

Sunday, April 21, 2013

Pedosfer

Pedosfer, adalah lapisan paling atas dari permukaan bumi tempat berlangsungnya proses pembentukan tanah. Secara sederhana pedosfer diartikan sebagai lapisan tanah yang menempati bagian paling atas dari litosfer. Tanah (soil) adalah suatu wujud alam yang terbentuk dari campuran hasil pelapukan batuan (anorganik), organik, air, dan udara yang menempati bagian paling atas dari litosfer. Ilmu yang mempelajari tanah disebut pedologi, sedangkan ilmu yang secara khusus mempelajari mengenai proses pembentukan tanah disebut pedogenesa.
Lahan adalah permukaan daratan dengan kekayaan benda-benda padat, cair, dan gas. Sama halnya dengan tanah, penggunaan lahan antara orang yang satu dengan yang lain berlainan kepentingannya.

Faktor-faktor pembentuk tanah :

Ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi proses pembentukan tanah, antara lain iklim, organisme, bahan induk, topografi, dan waktu. Faktorfaktor tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut:

T = f (i, o, b, t, w)

Keterangan:
T = tanah b = bahan induk
f = faktor t = topografi
i = iklim w = waktu
o = organisme

1. Iklim
Unsur-unsur iklim yang utama mempengaruhi proses pembentukan tanah adalah suhu dan curah hujan. Dalam hal ini, suhu akan berpengaruh terhadap proses pelapukan bahan induk. Apabila suhu tinggi, maka proses pelapukan akan berlangsung cepat sehingga pembentukan tanah akan cepat pula. Curah hujan akan berpengaruh terhadap kekuatan erosi dan pencucian tanah, sedangkan pencucian tanah yang cepat menyebabkan tanah menjadi asam (pH tanah menjadi rendah).

2. Organisme
Peranan organisme dalam proses pemebentukan tanah sangat besar, akumulasi bahan organisme, siklus unsur hara, dan pembentukan struktur tanah yang stabil sangat dipengaruhi oleh kegiatan organisme dalam tanah. Disamping itu unsur nitrogen dalam tanah dapat diikat oleh mikroorganisme, baik yang hidup sendiri didalam tanah maupun yang bersimbiosis dengan tanaman.

3. Bahan Induk
Bahan induk terdiri atas batuan vulkanik, batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf. Batuan induk itu akan hancur menjadi bahan induk, kemudian akan mengalami pelapukan dan menjadi tanah.


4. Topogarafi
Faktor topografi yang mempengaruhi proses pembentukan tanah di Indonesia yaitu bentuk lahan dan kemiringan lereng. Faktor topografi berpengaruh terhadap proses pemebentukan tanah dengan cara sebagai berikut :
• Mempengaruhi jumlah air hujan yang jatuh
• Mempengaruhi dalamnya air tanah
• Mempengaruhi tinggi rendahnya erosi
• Mengarahkan gerakan air berikut bahan-bahan yang terlarut didalamnya.

Sunday, April 7, 2013

Hal-Hal yang terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar


Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan, rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan di bumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun. Berikut adalah hal-hal yang akan terjadi jika bumi berhenti berputar:

-Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.

-Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi.

Monday, January 21, 2013

Angin Supercell

 

 

 

 

 

 

 

 

"Beberapa hal terbaik dipelajari dalam keadaan tenang," tulis Willa Cather, penulis Great Plains, "dan beberapa lainnya di tengah badai."

Oleh Jeremy Berlin
Foto oleh Mitch Dobrowner
Dia tidak sedang membicarakan cuaca setempat, walaupun ungkapan itu tepat untuk diterapkan di sini. Dari bulan Maret hingga Oktober, dataran ini dilanda ribuan badai besar.

Saturday, December 29, 2012

Mungkinkah manusia mengebor bumi sampai tembus?

Tentu saja tidak mudah menjawab pertanyaan itu. Sekarang, tampaknya mustahil manusia bisa mengebor bumi sampai tembus. Entah di masa-masa mendatang, barangkali manusia menemukan teknologi yang lebih maju di bidang pengeboran.

Yang jelas, bola bumi memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer atau lebih dari 12 juta meter. Jadi, kalau manusia ingin mengebor bumi sampai tembus, diperlukan alat bor yang panjangnya lebih dari 12 juta meter. Wow…, panjang sekali.

Selain itu, suhu di inti bumi sangat panas. Inti bumi terdiri dari nikel beku setebal 1.370 km dan suhu mencapai 4.000 0C. Wow, panas sekali, ya? Apa alat bornya tidak meleleh pada suhu setinggi itu?

Saturday, December 22, 2012

PROSES TERBENTUKNYA BUMI KITA !

Bumi bukanlah benda di jagat raya yang muncul dengan sendirinya dalam bentuk yang sempurna. Bumi terbentuk melalui proses yang panjang dan terus berkembang hingga terbentuk sekarang ini. Para ilmuwan berpendapat bahwa proses pembentukan Bumi sudah dimulai sejak bermiliar-miliar tahun yang lalu. Planet Bumi bermula dari awan raksasa yang selalu berputar di antariksa. Awan raksasa tersebut akan membentuk bola-bola yang menarik butir-butir debu dan gas. Bola-bola debu dan gas inilah awal mula terbentuknya Bumi, planet-planet, serta bulan-bulan lain.

Tuesday, November 20, 2012

DUST DEVIL

A dust devil is a strong, well-formed, and relatively long-lived whirlwind, ranging from small (half a metre wide and a few metres tall) to large (more than 10 metres wide and more than 1000 metres tall). The primary vertical motion is upward. Dust devils are usually harmless, but can on rare occasions grow large enough to pose a threat to both people and property.[1]
AA dust devil in Arizona.

They are comparable to tornadoes in that both are a weather phenomenon of a vertically oriented rotating column of air. Most tornadoes are associated with a larger parent circulation, the mesocyclone on the back of a supercell thunderstorm. Dust devils form as a swirling updraft under sunny conditions during fair weather, rarely coming close to the intensity of a tornado.
Dust devils rarely cause injury to people on the ground; however, 1 case is reported every 5 to 10 years. The exception is for parachutist under canopy and light aircraft near the ground. If seen, parachutist and light aircraft avoid dust devils. They can collapse parachute canopies, and if near the ground, re-inflation, or using the reserve parachute is not possible.
Copyright by Muhammad Farhan Ammar. Powered by Blogger.