Sebuah
negara pulau kecil di lepas pantai timur pulau Madagaskar bernama
Mauritius (satellite view) ternyata tidak hanya menyimpan keeksotikan
pantai dan pegunungannya saja. Ternyata, negara pulau di Samudera Hindia
ini juga diindikasikan menyimpan bukti-bukti kuno tentang sebuah benua
yang hilang.
Saya Tegaskan Bahwa Sebagian Besar Artikel di Blog Ini Berasal Dari Pulsk.
Artikel Yang Tidak Tercantum Sumbernya Adalah Berasal Dari Puslk
Showing posts with label Geografi. Show all posts
Showing posts with label Geografi. Show all posts
Saturday, December 14, 2013
Sunday, November 3, 2013
Apa yang terjadi jika semua es mencair?
National
Geographic baru-baru ini mengeluarkan sebuah peta interaktif yang
menyajikan bagaimana keadaan di planet Bumi jika seluruh es di dunia ini
mencair. Es yang mencair akan menaikkan tingkat permukaan laut setinggi
65,8 meter yang mengakibatkan beberapa kota-kota besar di seluruh dunia
tenggelam termasuk New York, London, Amsterdam, Bangkok, Singapura,
Tokyo, dan Jakarta. Banyak negara-negara yang akan kehilangan wilayahnya
dan peta dunia tak akan pernah sama lagi.
Monday, October 28, 2013
Air Paling Tua di Bumi, Usianya 1,5 Miliar Tahun
Air
menutupi sekitar 70 persen permukaan Bumi. Ada di mana-mana. Meski
demikian, benda cair yang ditemukan jauh di bawah permukaan tanah, yang
di bor dari batuan di sebuah tambang di Amerika Utara, sungguh tidak
biasa. Yang tertua yang pernah ditemukan!
Teknik penanggalan yang digunakan tim ahli dan Kanada dan Inggris menguak, cairan tersebut setidaknya berumur 1,5 miliar tahun.
Teknik penanggalan yang digunakan tim ahli dan Kanada dan Inggris menguak, cairan tersebut setidaknya berumur 1,5 miliar tahun.
Monday, October 7, 2013
7 Gunung tertingi dalam sistem tata surya

Gunung gunung berikut bukan hanya dikenal karena ketinggiannya yang
melegenda, tetapi juga dikenal karena keindahannya jika dilihat dari
panorama disekitarnya. Berikut ini adalah 7 gunung tertinggi dalam sistem tata surya dan alam semesta yang diketahui hingga saat ini.
Ditemukan 'bom waktu' sebesar Inggris Raya di Samudera Pasifik
Satu
lagi gunung berapi super besar ditemukan di bumi. Gunung berapi ini
bukan hanya yang terbesar di bumi saja, namun juga yang terbesar di
sistem tata surya kita.
Seperti yang dilansir oleh The Verge (5/9), para peneliti dari University of Houston telah menemukan sebuah struktur yang telah lama menghilang di bawah Samudera Pasifik. Struktur yang berbentuk gunung berapi bernama Tamu Massif ini rupanya juga memiliki ukuran tak main-main.
Seperti yang dilansir oleh The Verge (5/9), para peneliti dari University of Houston telah menemukan sebuah struktur yang telah lama menghilang di bawah Samudera Pasifik. Struktur yang berbentuk gunung berapi bernama Tamu Massif ini rupanya juga memiliki ukuran tak main-main.
Labels:
Geografi
Wednesday, September 18, 2013
Olympus Bukan yang Terbesar?
Saat ini, Gunung Olympus di Planet Mars dikatakan sebagai gunung
terbesar yang terdapat di tata surya kita. Luas gunung tersebut
diperkirakan menyamai luas Arizona, salah satu negara bagian di Amerika
Serikat.
Namun, sekelompok tim geolog baru-baru ini mengatakan bahwa Olympus bersama beberapa gunung di sekitarnya, seperti Arsia, Pavonis, dan Ascraeus, hanyalah bagian kecil dari gunung yang lebih besar.
Namun, sekelompok tim geolog baru-baru ini mengatakan bahwa Olympus bersama beberapa gunung di sekitarnya, seperti Arsia, Pavonis, dan Ascraeus, hanyalah bagian kecil dari gunung yang lebih besar.
Gunung Terbesar di Bumi Ditemukan di Samudra Pasifik
Ada gunung api terbesar di Bumi yang tersembunyi di Samudra Pasifik. Para geolog memublikasikan penemuan tersebut di jurnal Nature Geoscience, Kamis (5/9/2013).
Disebut "Tamu Massif", ukuran gunung berapi tersebut mengalahkan gunung yang selama ini dianggap terbesar di Bumi, Mauna Loa di Hawaii. Ukuran Tamu Massif juga hanya 25 persen lebih kecil dari Olympus Mons di Mars, gunung terbesar di Tata Surya.
Disebut "Tamu Massif", ukuran gunung berapi tersebut mengalahkan gunung yang selama ini dianggap terbesar di Bumi, Mauna Loa di Hawaii. Ukuran Tamu Massif juga hanya 25 persen lebih kecil dari Olympus Mons di Mars, gunung terbesar di Tata Surya.
Labels:
Geografi
Tuesday, May 7, 2013
Awan dan Pengklasifikasiannya
Pengertian Awan Dan Klasifikasinya
Awan adalah massa ketek dari tetesan air atau kristal beku tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi atau tubuh planet lain. Awan juga massa terlihat yang tertarik oleh gravitasi, seperti massa materi dalam ruang yang disebut awan antar bintang dan nebula. Awan dipelajari dalam ilmu awan atau fisika awan, suatu cabang meteorologi.
Di Bumi substansi biasanya presipitasi uap air. Dengan bantuan partikel higroskopis udara seperti debu dan garam dari laut, tetesan air kecil terbentuk pada ketinggian rendah dan kristal es pada ketinggian tinggi bila udara didinginkan jadi jenuh oleh konvektif lokal atau lebih besar mengangkat non-konvektif skala.
Pada beberapa soal, awan tinggi mungkin sebagian terdiri dari tetesan air superdingin. Tetesan dan kristal biasanya sekitar 0,01 mm (0,00039 in) diameter. Paling umum dari pemanasan matahari di siang hari dari udara pada tingkat permukaan, angkat frontal yang memaksa massa udara lebih hangat akan naik lebih keatas dan mengangkat orografik udara di atas gunung. Ketika udara naik , mengembang sehingga tekanan berkurang.
Proses ini mengeluarkan energi yang menyebabkan udara dingin. Ketika dikelilingi oleh milyaran tetesan lain atau kristal mereka menjadi terlihat sebagai awan. Dengan tidak adanya inti kondensasi, udara menjadi jenuh dan pembentukan awan terhambat. dalam awan padat memperlihatkan pantulan tinggi (70% sampai 95%) di seluruh awan terlihat berbagai panjang gelombang, sehingga tampak putih, di atas.
Tetesan embun (titi-titik air) cenderung efisien menyebarkan cahaya, sehingga intensitas radiasi matahari berkurang dengan kedalaman arah ke gas, maka warna abu-abu atau bahkan gelap kadang-kadang tanpak di dasar awan. Awan tipis mungkin tampak telah memperoleh warna dari lingkungan mereka atau latar belakang dan awan diterangi oleh cahaya non-putih, seperti saat matahari terbit atau terbenam, mungkin tampak berwarna sesuai. Awan terlihat lebih gelap di dekat-inframerah karena air menyerap radiasi matahari pada saat- panjang gelombang .
Bentuknya yang mirip kapas dan unik beraneka ragam merupakan pemandangan indah di angkasa saat langit cerah. Tapi bagi para pilot, awan bisa menimbulkan ancaman bagi penerbangan bila tidak hati-hati dalam mengidentifikasinya. Menurut definisi, awan adalah kumpulan uap air di langit yang berasal dari penguapan bisa dari laut, danau, ataupun sungai. Kumpulan uap air ini pula yang dapat menyebabkan hujan. Sementara awan yang letaknya sangat tinggi, menyebabkan uap air menjadi beku dan jatuh ke bumi sebagai salju. Secara internasional, awan diklasifikasikan berdasarkan penemuan ahli meterologi Inggris, Luke Howard pada tahun 1803, yaitu kelompok awan :
Atmosfer Bumi
| Lapisan-lapisan atmosfer Bumi. |
Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di Bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km
di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas
permukaan Bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai
menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara
lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap. Studi tentang
atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca, fenomena
pembiasan sinar matahari
saat terbit dan tenggelam, serta kelap-kelipnya bintang. Dengan
peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa, kita dapat
memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut
fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya.
Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari Matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet.
Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambat
laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer
dan angkasa luar.
Sunday, April 28, 2013
Sistem Drainase Yang Baik
Pada tahun 2004, Aceh diterjang gelombang tsunami yang telah
menghancurkan kota tersebut. Tsunami yang datang menimpa Aceh dari
bagian sebelah barat, gelombang yang efeknya sampai di rasakan sampai ke
Sri Langka menghancurakan Aceh. Bahkan sebuah kapal pembangkit listrik
milik PLN yang ada di tengah laut hingga terdampar di tengah kota.
Bila kita lihat dan telusuri dari berbagai riset yang dilakukan pasca
tsunami di Aceh, hanya bagian barat dan tengah kota yang mengalami
kehancuran paling parah sedangkan pada daerah timur mengalami kehancuran
yang tidak terlalu parah.
Labels:
Geografi
Pengolahan Limbah yang Baik
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, limbah adalah sisa
proses produksi, atau bahan yg tidak mempunyai nilai atau tidak berharga
untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian. Limbah
adalah materi yang sudah tidak bias digunakan lagi dan harus dibuang.
Jika limbah tidak dibuang, maka ada kemungkinan limbah tersebut
mengontaminasi daerah di sekitarnya dan menyebarkan penyakit pada
makhluk hidup yang terpapar limbah tersebut dalam waktu yang lama.
Meskipun ada limbah yang tidak berbahaya, kita tidak boleh menyimpan
limbah tersebut terlalu lama, karena limbah tersebut hanya akan memenuhi
daerah tempat limbah disimpan dan menciptakan suasana yang tidak enak
bagi lingkungan di sekitarnya.
Labels:
Geografi
Data-data dan Fakta-fakta Permasalahan Banjir di Indonesia
Distribusi Data-data Banjir di Indonesia
Pada kuartal pertama tahun 2012 ini telah terjadi sekitar 91 kasus Banjir di Indonesia, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sementara, jika dihitung dari pertengahan tahun 2011, telah terjadi sekitar 129 kasus banjir di Indonesia. Sebagian kasus juga diikuti oleh peristiwa longsor.

Dari grafik diatas juga bias dilihat, sejak tahun 1815-2012 sudah terjadi lebih dari 4000 kasus banjir di Indonesia . Data diatas merupakan data yang dicatat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), belum termasuk kasus yang tidak tercatat oleh BNPB di masa lalu disebabkan kurangnya jaringan informasi di masa lalu.
Kemudian, dari data lebih lanjut yang kami dapat distribusi kasus Banjir dan Longsor di Indonesia dari tahun 1815-2012 adalah sebagai berikut
Pada kuartal pertama tahun 2012 ini telah terjadi sekitar 91 kasus Banjir di Indonesia, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sementara, jika dihitung dari pertengahan tahun 2011, telah terjadi sekitar 129 kasus banjir di Indonesia. Sebagian kasus juga diikuti oleh peristiwa longsor.
Dari grafik diatas juga bias dilihat, sejak tahun 1815-2012 sudah terjadi lebih dari 4000 kasus banjir di Indonesia . Data diatas merupakan data yang dicatat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), belum termasuk kasus yang tidak tercatat oleh BNPB di masa lalu disebabkan kurangnya jaringan informasi di masa lalu.
Kemudian, dari data lebih lanjut yang kami dapat distribusi kasus Banjir dan Longsor di Indonesia dari tahun 1815-2012 adalah sebagai berikut
Labels:
Geografi
Thursday, April 25, 2013
Kondisi Fisik, Wilayah dan Penduduk Indonesia
A. Pengaruh Letak Geografis Indonesia Terhadap Kondisi Alam dan Penduduk
Pengertian
letak geografis adalah letak suatu negara dilihat dari kenyataan di
permukaan bumi. Letak geografis disebut juga letak relatif, disebut
relatif karena posisinya ditentukan oleh fenomena-fenomena geografis
yang membatasinya, misalnya gunung, sungai, lautan, benua dan samudra.[1]
Menurut letak geografisnya Indonesia terletak di antara dua benua,
yakni Asia dan Australia, dan di antara dua samudra, yakni Samudra
Hindia dan Samudra Pasifik. Agar semakin jelas dimana letak geografis
Indonesia perhatikan gambar peta dan globe di bawah ini:
1) Letak Geografis Indonesia pada peta:
Labels:
Geografi
Jenis Tanah, Persebaran dan Pemanfaatannya di Indonesia
Tanah
dapat diartikan sebagai lapisan kulit bumi bagian luar yang merupakan
hasil pelapukan dan pengendapan batuan. Di dalam tanah banyak mengandung
bermacam-macam bahan organik dan anroganik. Bahan organik berasal dari
jasad-jasad makhluk hidup yang telah mati, baik flora, fauna maupun
manusia, sedangkan bahan anorganik berasal dari benda-benda mati berupa
batuan dan mineral.
A. TANAH VERTIKAL
Bentuk persebaran tanah vertikal dapat kalian lihat saat ada penggalian parit, liang, atau sumur. Saat mencapai kedalamantertentu, kalian akan melihat perbedaan warna lapisan tanah. Perbedaan warna lapisan tanah tersebut dikenal dengan sebutan profil tanah.
Secara garis besar, profil tanah terdiri atas empat lapisan.
1) Lapisan tanah atas (Topsoil)
Lapisan tanah ini merupakan bentuk lapisan tanah yang paling subur, berwarna cokelat kehitam-hitaman, gembur, dan memiliki ketebalan hingga 30 cm. Pada lapisan tanah inilah berkembang aktivitas organisme tanah. Warna cokelat kehitaman dan kesuburan tanah pada lapisan ini disebabkan pengaruh humus (bunga tanah), yaitu campuran sisa tumbuhan dan hewan yang telah mati dan membusuk di dalam lapisan atas.
2) Lapisan tanah bawah (Subsoil)
Lapisan tanah ini merupakan lapisan tanah yang berada tepat di bawah lapisan topsoil. Lapisan ini memiliki sifat kurang subur karena memiliki kandungan zat makanan yang sangat sedikit, berwarna kemerahan atau lebih terang, strukturnya lebih padat, dan memiliki ketebalan antara 50 - 60 cm. Pada lapisan ini, aktivitas organisme dalam tanah mulai berkurang, demikian juga dengan sistem perakaran tanaman. Hanya tanaman keras yang berakar tunggang saja yang mampu mencapainya.
A. TANAH VERTIKAL
Bentuk persebaran tanah vertikal dapat kalian lihat saat ada penggalian parit, liang, atau sumur. Saat mencapai kedalamantertentu, kalian akan melihat perbedaan warna lapisan tanah. Perbedaan warna lapisan tanah tersebut dikenal dengan sebutan profil tanah.
Secara garis besar, profil tanah terdiri atas empat lapisan.
1) Lapisan tanah atas (Topsoil)
Lapisan tanah ini merupakan bentuk lapisan tanah yang paling subur, berwarna cokelat kehitam-hitaman, gembur, dan memiliki ketebalan hingga 30 cm. Pada lapisan tanah inilah berkembang aktivitas organisme tanah. Warna cokelat kehitaman dan kesuburan tanah pada lapisan ini disebabkan pengaruh humus (bunga tanah), yaitu campuran sisa tumbuhan dan hewan yang telah mati dan membusuk di dalam lapisan atas.
2) Lapisan tanah bawah (Subsoil)
Lapisan tanah ini merupakan lapisan tanah yang berada tepat di bawah lapisan topsoil. Lapisan ini memiliki sifat kurang subur karena memiliki kandungan zat makanan yang sangat sedikit, berwarna kemerahan atau lebih terang, strukturnya lebih padat, dan memiliki ketebalan antara 50 - 60 cm. Pada lapisan ini, aktivitas organisme dalam tanah mulai berkurang, demikian juga dengan sistem perakaran tanaman. Hanya tanaman keras yang berakar tunggang saja yang mampu mencapainya.
Labels:
Geografi
Sunday, April 21, 2013
Pedosfer
Lahan adalah permukaan daratan dengan kekayaan benda-benda padat, cair, dan gas. Sama halnya dengan tanah, penggunaan lahan antara orang yang satu dengan yang lain berlainan kepentingannya.
Faktor-faktor pembentuk tanah :
Ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi proses pembentukan tanah, antara lain iklim, organisme, bahan induk, topografi, dan waktu. Faktorfaktor tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut:
T = f (i, o, b, t, w)
Keterangan:
T = tanah b = bahan induk
f = faktor t = topografi
i = iklim w = waktu
o = organisme
1. Iklim
Unsur-unsur iklim yang utama mempengaruhi proses pembentukan tanah adalah suhu dan curah hujan. Dalam hal ini, suhu akan berpengaruh terhadap proses pelapukan bahan induk. Apabila suhu tinggi, maka proses pelapukan akan berlangsung cepat sehingga pembentukan tanah akan cepat pula. Curah hujan akan berpengaruh terhadap kekuatan erosi dan pencucian tanah, sedangkan pencucian tanah yang cepat menyebabkan tanah menjadi asam (pH tanah menjadi rendah).
2. Organisme
Peranan organisme dalam proses pemebentukan tanah sangat besar, akumulasi bahan organisme, siklus unsur hara, dan pembentukan struktur tanah yang stabil sangat dipengaruhi oleh kegiatan organisme dalam tanah. Disamping itu unsur nitrogen dalam tanah dapat diikat oleh mikroorganisme, baik yang hidup sendiri didalam tanah maupun yang bersimbiosis dengan tanaman.
3. Bahan Induk
Bahan induk terdiri atas batuan vulkanik, batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf. Batuan induk itu akan hancur menjadi bahan induk, kemudian akan mengalami pelapukan dan menjadi tanah.
4. Topogarafi
Faktor topografi yang mempengaruhi proses pembentukan tanah di Indonesia yaitu bentuk lahan dan kemiringan lereng. Faktor topografi berpengaruh terhadap proses pemebentukan tanah dengan cara sebagai berikut :
• Mempengaruhi jumlah air hujan yang jatuh
• Mempengaruhi dalamnya air tanah
• Mempengaruhi tinggi rendahnya erosi
• Mengarahkan gerakan air berikut bahan-bahan yang terlarut didalamnya.
Labels:
Geografi
Sunday, April 7, 2013
Hal-Hal yang terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar
Bumi
berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan, rotasi bumi
melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat
perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan di bumi sebesar 1
km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan
waktu 5 tahun. Berikut adalah hal-hal yang akan terjadi jika bumi
berhenti berputar:
-Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.
-Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi.
-Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.
-Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi.
Labels:
Geografi
Monday, January 21, 2013
Angin Supercell
"Beberapa hal terbaik dipelajari dalam keadaan tenang," tulis Willa Cather, penulis Great Plains, "dan beberapa lainnya di tengah badai."
Oleh Jeremy Berlin
Foto oleh Mitch Dobrowner
Dia
tidak sedang membicarakan cuaca setempat, walaupun ungkapan itu tepat
untuk diterapkan di sini. Dari bulan Maret hingga Oktober, dataran ini
dilanda ribuan badai besar.Foto oleh Mitch Dobrowner
Labels:
fenomena alam,
Geografi
Saturday, December 29, 2012
Mungkinkah manusia mengebor bumi sampai tembus?
Tentu
saja tidak mudah menjawab pertanyaan itu. Sekarang, tampaknya mustahil
manusia bisa mengebor bumi sampai tembus. Entah di masa-masa mendatang,
barangkali manusia menemukan teknologi yang lebih maju di bidang
pengeboran.
Yang jelas, bola bumi memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer atau lebih dari 12 juta meter. Jadi, kalau manusia ingin mengebor bumi sampai tembus, diperlukan alat bor yang panjangnya lebih dari 12 juta meter. Wow…, panjang sekali.
Selain itu, suhu di inti bumi sangat panas. Inti bumi terdiri dari nikel beku setebal 1.370 km dan suhu mencapai 4.000 0C. Wow, panas sekali, ya? Apa alat bornya tidak meleleh pada suhu setinggi itu?
Yang jelas, bola bumi memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer atau lebih dari 12 juta meter. Jadi, kalau manusia ingin mengebor bumi sampai tembus, diperlukan alat bor yang panjangnya lebih dari 12 juta meter. Wow…, panjang sekali.
Selain itu, suhu di inti bumi sangat panas. Inti bumi terdiri dari nikel beku setebal 1.370 km dan suhu mencapai 4.000 0C. Wow, panas sekali, ya? Apa alat bornya tidak meleleh pada suhu setinggi itu?
Labels:
Geografi
Saturday, December 22, 2012
PROSES TERBENTUKNYA BUMI KITA !
Bumi
bukanlah benda di jagat raya yang muncul dengan sendirinya dalam bentuk
yang sempurna. Bumi terbentuk melalui proses yang panjang dan terus
berkembang hingga terbentuk sekarang ini. Para ilmuwan berpendapat bahwa
proses pembentukan Bumi sudah dimulai sejak bermiliar-miliar tahun yang
lalu. Planet Bumi bermula dari awan raksasa yang selalu berputar di
antariksa. Awan raksasa tersebut akan membentuk bola-bola yang menarik
butir-butir debu dan gas. Bola-bola debu dan gas inilah awal mula
terbentuknya Bumi, planet-planet, serta bulan-bulan lain.
Labels:
Geografi
Tuesday, November 20, 2012
DUST DEVIL
A dust devil is a strong, well-formed, and relatively long-lived whirlwind,
ranging from small (half a metre wide and a few metres tall) to large
(more than 10 metres wide and more than 1000 metres tall). The primary
vertical motion is upward. Dust devils are usually harmless, but can on
rare occasions grow large enough to pose a threat to both people and
property.[1]
They are comparable to tornadoes
in that both are a weather phenomenon of a vertically oriented rotating
column of air. Most tornadoes are associated with a larger parent
circulation, the mesocyclone on the back of a supercell thunderstorm.
Dust devils form as a swirling updraft under sunny conditions during
fair weather, rarely coming close to the intensity of a tornado.
Dust devils rarely cause injury to people on the ground; however, 1 case is reported every 5 to 10 years. The exception is for parachutist under canopy and light aircraft near the ground. If seen, parachutist and light aircraft avoid dust devils. They can collapse parachute canopies, and if near the ground, re-inflation, or using the reserve parachute is not possible.
| AA dust devil in Arizona. |
Dust devils rarely cause injury to people on the ground; however, 1 case is reported every 5 to 10 years. The exception is for parachutist under canopy and light aircraft near the ground. If seen, parachutist and light aircraft avoid dust devils. They can collapse parachute canopies, and if near the ground, re-inflation, or using the reserve parachute is not possible.
Labels:
Geografi,
Ilmu Pengetahuan
Subscribe to:
Posts (Atom)
Copyright by Muhammad Farhan Ammar. Powered by Blogger.





