Our Sponsors

Saya Tegaskan Bahwa Sebagian Besar Artikel di Blog Ini Berasal Dari Pulsk.

Artikel Yang Tidak Tercantum Sumbernya Adalah Berasal Dari Puslk

Sunday, November 25, 2012

Story 12: Taman Bermain


Kisah ini kebetulan saya dapatkan dari sebuah forum.Katanya sih nyata dan tempatnya berlokasi  di Hongkong.Oke,tanpa basa-basi lagi,ini dia kisahnya...

Kisah ini terjadi pada pertengahan bulan ke tujuh menurut kalender Cina, dan saat itu adalah Festival Hantu. Memang menyeramkan, ya? Tapi, bersamaan dengan itu, sekolahku mengadakan pertemuan guru dan orang tua murid untuk membicarakan beberapa hal penting.



Malam itu, saat para orang tua berbicara dengan guru-guru, aku dan teman-temanku berada di luar, di halaman sekolah. Kami berenam, yaitu Joe, Brad, Jenny, Krissy, serta aku dan kakak perempuanku duduk di tengah lapangan basket bermain 'Truth Or Dare'. Permainan yang mengasyikkan,..sampai Krissy dan Brad menantang kami semua untuk pergi ke bagian taman yang tersembunyi di halaman sekolah..

Gedung sekolahku cukup tua dan sangat luas..dan ada beberapa tempat-tempat tersembunyi yang diketahui sebagian kecil murid dan guru. Salah satu tempat tersembunyi favorit kami, adalah sebuah taman di area belakang sekolah. Kami menamakan taman itu 'Hao San' atau bukit belakang. Biasanya kami ke sana untuk piknik makan siang..tapi kami tak pernah ke sana di malam hari.Menurut para senior, jaman dulu ada seorang gadis yang gantung diri di sana. Untuk mencapai taman itu, kita harus menaiki beberapa anak tangga keatas, dan melewati sebuah gerbang kuno.Pada malam hari, tempat itu sangat gelap..sinar bulan pun tidak dapat meneranginya..dan siapapun dengan mudah bisa tersesat di sana...

Brad ketakutan dan mengatakan kalau kisah para senior itu benar dan dia tidak ingin ke sana. Tapi kakakku mengusulkan agar kami saling mengikat satu sama lain dengan tali agar tak ada yang tersesat,um..sepertinya itu ide yang bagus. Lagipula, kebanyakan dari kami tidak percaya pada cerita-cerita para murid senior itu.Jadi kami mengikat diri dengan tali...dan mulai menjelajah 'Hao San' di malam hari ...

Kami berjalan dengan hati-hati saat menaiki anak tangga yang ada...ada perasaan takut di hati kami masing-masing, tapi kami semua berusaha memberanikan diri...suasana sangat gelap dan kami tak bisa melihat wajah teman-teman yang lain..Setelah melewati gerbang, aku sadar kalau taliku terlepas dan aku tersesat sendirian! Aku sangat takut. Aku tak punya pilihan selain berbalik ke sekolah. Saat aku berbalik...tiba-tiba terdengar suara yang berkata "Sudah mau pergi?"..aku tak bisa melupakan bunyi suara itu...sangat mengerikan. Aku tahu, kalau itu bukanlah suara teman-temanku. Saat menuruni anak tangga, aku mencium aroma lilin yang dibakar...

Sesampainya di sekolah, aku berlari ke lapangan basket dan berharap kalau teman-teman sudah menungguku di sana. Tapi tidak ada siapapun. Aku tak mungkin kembali ke 'Hao San' lagi, jadi kuputuskan untuk menunggu mereka di lapangan basket.

Beberapa menit kemudian, Joe datang, diikuti kakak perempuanku, Brad dan Jenny. Kelihatannya, semua tersesat dan terpisah saat memasuki gerbang....dan tak ada yang tahu di mana Krissy berada...

Kami semua mengkhawatirkan Krissy, dan memutuskan untuk pergi ke anak tangga dan memanggil namanya. Kami semua terlalu takut untuk kembali ke taman itu. Setelah menunggu hampir satu jam lamanya, Krissy baru muncul. Saat muncul, wajahnya sangat pucat dan diliputi ketakutan luar biasa, Krissy masih shock berat. Tak satupun dari kami mendengar suara..kecuali aku....dan kami semua mencium bau lilin yang dibakar. Tapi Krissy...bertemu dengan arwah gadis yang gantung diri di sana.....dan inilah kisahnya.....

"Saat melewati gerbang, aku baru sadar kalau kalian semua tak ada bersamaku. Aku tersesat. Tali itu seolah-olah dipotong seseorang...aku memanggil-manggil kalian, tapi tak ada yang menjawab..aku sangat takut...suasana sangat gelap...dan tiba-tiba aku melihat cahaya berwarna kemerahan dari balik pohon...kupikir kalian mungkin berkumpul di sana...jadi aku mendatangi pohon itu.."

"Di balik pohon itu banyak semak-semak..tapi cahaya merah itu sudah tak ada saat aku mendekat...dan tiba-tiba...aku merasa ada sesuatu yang menetes di wajahku....kupikir hujan..tapi saat aku melihat ke atas...ada seorang gadis yang tergantung di atas pohon dan di lehernya tertancap ranting....dia menatapku dan tersenyum...sangat mengerikan....air yang menetes itu ternyata darah dari lehernya!"

"Karena takut, aku berlari sekencangnya...tapi setiap aku menengok ke belakang, gadis itu selalu ada...aku tak yakin..apakah dia berlari atau tidak....tapi dia selalu ada di belakangku...kemudian kakiku tersandung sesuatu dan jatuh..aku pingsan..saat sadar..aku mendengar suara kalian semua memanggilku...aku bergegas menuruni tangga dan mencium bau lilin dibakar...."

Brad menimpali 'Ya, kami semua juga mencium bau lilin itu....tapi tak melihat apapun"

Setelah kejadian itu, kami tak pernah mengunjungi 'Hao San' lagi. Kami mencoba menyelidiki kebenaran kisah tentang taman itu..dan beberapa guru yang sudah tua menceritakan tentang gadis malang tersebut. Gadis yang bunuh diri karena hamil dan pacarnya tak mau bertanggung jawab.....dan tiga bulan setelah gadis itu meninggal, pacarnya tewas dalam kecelakaan lalu lintas. Saat mayatnya ditemukan, matanya terlihat melotot ketakutan..seakan-akan baru saja melihat hantu....

-Forum KG-Cozy Place to Talk-

0 Comments:

Post a Comment

Budayakan Meninggalkan Komentar Setelah Membaca Sebuah Artikel :)

Copyright by Muhammad Farhan Ammar. Powered by Blogger.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...